Tahapan dan Waktu Penyusunan RKPDesa

Pada pada bulan Juli tahun berjalan, Pemerintah Desa (Pemdes) mulai menyusun RKP Desa tahun berikutnya, jadi bulan Juli tahun 2019 ini desa harus siap-siap menyusun RKPDesa tahun anggaran 2020. RKPDesa sebagai penjabaran RPJM Desa.

RKP Desa disusun oleh Pemerintah Desa sesuai dengan informasi dari pemerintah daerah kabupaten/kota berkaitan dengan pagu indikatif Desa dan rencana kegiatan Pemerintah, pemerintah daerah provinsi, dan pemerintah daerah kabupaten/kota.

RKP Desa ditetapkan dengan peraturan Desa paling lambat akhir bulan September tahun berjalan. RKP Desa menjadi dasar penetapan APB Desa. Kepala Desa menyusun RKP Desa dengan mengikutsertakan masyarakat Desa.

Sesuai Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 114 Tahun 2014 tentang Pedoman Pembangunan Desa, tahapan penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKP Desa) meliputi:

1. Musyawarah Desa (Musdes)


Badan Permusyawaratan Desa menyelenggarakan Musyawarah Desa (Musdes) dalam rangka penyusunan rencana pembangunan desa yang menjadi pedoman bagi pemerintah Desa menyusun rancangan RKP Desa dan daftar usulan RKP Desa. Badan Permusyawaratan Desa menyelenggarakan musyawarah Desa paling lambat bulan Juni tahun berjalan.

Musyawarah Desa melaksanakan kegiatan sebagai berikut:

  1. Mencermati ulang dokumen RPJM Desa;

  2. Menyepakati hasil pencermatan ulang dokumen RPJM Desa;

  3. Membentuk tim verifikasi sesuai dengan jenis kegiatan dan keahlian yang dibutuhkan.


Tim verifikasi dapat berasal dari warga masyarakat Desa dan/atau satuan kerja perangkat daerah kabupaten/kota.

Hasil kesepakatan dituangkan dalam berita acara, yang menjadi menjadi pedoman kepala Desa dalam menyusun RKP Desa.

2. Pembentukkan Tim Penyusun RKP Desa


Oleh Siapa Tim RKPDesa Dibentuk?

Tim RKPDesa dibentuk oleh Kepala Desa, ditunjuk langsung atau melalui musyawarah.
Siapa yang Jadi Tim RKPDesa?

Yang harus menjadi Tim Penyusun karena jabatannya :
1. Kepala Desa sebagai Pembina / Penanggung jawab.
2. Sekretaris Desa sebagai Ketua.
3. Ketua LPM sebagai Sekretaris.

Sedangkan anggota Tim dapat diisi dari unsur ; Perangkat Desa, kader pemberdayaan masyarakat, perwakilan masyarakat (tokoh, lembaga kemasyarakatan, kelompok masyarakat dll). Dan harus memperhatikan keterwakilan perempuan (harus ada anggota Tim perempuan).
Berapa Jumlah Tim RKPDesa?

Jumlah tim paling sedikit 7 (tujuh) orang. Pembentukan tim penyusun RKP Desa dilaksanakan paling lambat bulan Juni tahun berjalan. Tim penyusun RKP Desa ditetapkan dengan keputusan kepala Desa.
Tugas Tim penyusun RKP Desa

Tim penyusun RKP Desa melaksanakan kegiatan sebagai berikut:

  1. Pencermatan pagu indikatif desa dan penyelarasan program/kegiatan masuk ke desa;

  2. Pencermatan ulang dokumen RPJM Desa;

  3. Penyusunan rancangan RKP Desa; dan

  4. Penyusunan rancangan daftar usulan RKP Desa.


3. Pencermatan & Penyelarasan


Pencermatan Pagu Indikatif Desa dan Penyelarasan Program/Kegiatan Masuk ke Desa

Pada tahap ini Kepala Desa mendapatkan data dan informasi dari kabupaten/kota tentang:

  1. pagu indikatif Desa;

  2. rencana program/kegiatan Pemerintah, pemerintah daerah provinsi, dan pemerintah daerah kabupaten/kota yang masuk ke Desa.

  3. Data dan informasi diterima kepala Desa dari kabupaten/kota paling lambat bulan Juli setiap tahun berjalan.


Tim penyusun RKP Desa melakukan pencermatan pagu indikatif Desa meliputi:
rencana dana Desa yang bersumber dari APBN;
Rencana alokasi dana Desa (ADD) yang merupakan bagian dari dana perimbangan yang diterima kabupaten/kota;
Rencana bagian dari hasil pajak daerah dan retribusi daerah kabupaten/kota; dan
Rencana bantuan keuangan dari anggaran pendapatan dan belanja daerah provinsi dan anggaran pendapatan belanja daerah kabupaten/kota.

4. Pencermatan Ulang RPJM Desa


Tim penyusunan RKP Desa mencermati skala prioritas usulan rencana kegiatan pembangunan Desa untuk 1 (satu) tahun anggaran berikutnya sebagaimana tercantum dalam dokumen RPJM Desa. Hasil pencermatan sebagaimana dimaksud menjadi dasar bagi tim penyusun RKP Desa dalam menyusun rancangan RKP Desa.

5. Penyusunan Rancangan RKP Desa

Penyusunan rancangan RKP Desa berpedoman kepada:

  • hasil kesepakatan musyawarah Desa;

  • Pagu indikatif Desa;

  • Pendapatan asli Desa;

  • Rencana kegiatan Pemerintah, pemerintah daerah provinsi, dan pemerintah daerah kabupaten/kota;

  • Jaring aspirasi masyarakat yang dilakukan oleh DPRD kabupaten/kota;

  • Hasil pencermatan ulang dokumen RPJM Desa;

  • Hasil kesepakatan kerjasama antar Desa; dan

  • Hasil kesepakatan kerjasama Desa dengan pihak ketiga.


Tim penyusun RKP Desa menyusun daftar usulan pelaksana kegiatan Desa sesuai jenis rencana kegiatan.

Rancangan RKP Desa paling sedikit berisi uraian:

  1. Evaluasi pelaksanaan RKP Desa tahun sebelumnya;

  2. Prioritas program, kegiatan, dan anggaran Desa yang dikelola oleh Desa;

  3. Prioritas program, kegiatan, dan anggaran Desa yang dikelola melalui kerja sama antar-Desa dan pihak ketiga;

  4. Rencana program, kegiatan, dan anggaran Desa yang dikelola oleh Desa sebagai kewenangan penugasan dari Pemerintah, pemerintah daerah provinsi, dan pemerintah daerah kabupaten/kota; dan

  5. Pelaksana kegiatan Desa yang terdiri atas unsur perangkat Desa dan/atau unsur masyarakat Desa.


Rancangan RKP Desa dituangkan dalam format rancangan RKP Desa yang dilampiri:

  1. rencana kegiatan dan Rencana Anggaran Biaya.

  2. Rencana kegiatan dan Rencana Anggaran Biaya untuk kerjasama antar Desa disusun dan disepakati bersama para kepala desa yang melakukan kerja sama antar Desa.


Rencana kegiatan dan Rencana Anggaran Biaya sebagaimana dimaksud diverifikasi oleh tim verifikasi.

6. Murenbang Desa


Penyusunan RKP Desa melalui Musyawarah Perencanaan Desa
Kepala Desa menyelenggarakan musyawarah perencanaan pembangunan Desa yang diadakan untuk membahas dan menyepakati rancangan RKP Desa. Musyawarah perencanaan pembangunan Desa diikuti oleh Pemerintah Desa, Badan Permusyawaratan Desa, dan unsur masyarakat. Unsur masyarakat terdiri atas: tokoh adat, tokoh agama, tokoh masyarakat; tokoh pendidikan, perwakilan kelompok tani, nelayan dan lain-lain.

7. Penetapan RKP Desa


Langkah Penetapan RKPDesa:

  1. Hasil kesepakatan musyawarah perencanaan pembangunan Desa dituangkan dalam berita acara.

  2. Kepala Desa mengarahkan Tim penyusun RKP Desa melakukan perbaikan dokumen rancangan RKP Desa berdasarkan hasil kesepakatan musyawarah perencanaan pembangunan Desa.

  3. Rancangan RKP Desa menjadi lampiran rancangan peraturan Desa tentang RKP Desa.

  4. Kepala Desa menyusun rancangan peraturan Desa tentang RKP Desa yang akan dibahas dan disepakati bersama oleh kepala Desa dan Badan Permusyawaratan Desa untuk ditetapkan menjadi peraturan Desa tentang RKP Desa. ***


Demikian uraiang lengkapan tentang langkah dan tahapan penyusunan RKP Desa.

Previous Post Next Post