3 Pilar Membangun Desa Juara di Jabar

Guna memacu kemajuan desa dan kelurahan di Jawa Barat, Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Provinsi Jawa Barat menggelar Ekspose Lomba Desa & Kelurahan Tingkat Provinsi Jawa Barat tahun 2019 pada Selasa (18/6/2019).

’’ Kegiatan ini mengacu pada Peraturan Menteri Dalam Negeri No. 81 Tahun 2015, mengenai evaluasi perkembangan Desa dan Kelurahan,’’keta Dedi seperti dikutip Jabar Ekspres.

Kepala DPMD Jabar  Dedi Supandi mengatakan, lomba desa dan kelurahan merupakan agenda rutin setiap tahun.  Untuk lomba desa tahun 2019, yang berhasil lolos ketingkat Provinsi berasal dari Kabupaten Bandung, Kabupaten Sukabumi, dan Kabupaten Kuningan, Sedangkan dari Lomba Kelurahan di hadiri oleh Kota Bandung, Kota Depok, dan Kota Sukabumi.




Dedi memaparkan, sesuai dengan visi misi Jabar juara lahir dan batin yang dicanangkan Gubernur setiap desa dan kelurahan harus memiliki inovasi dan kolaborasi. Sehingga, harapannya dapat memacu pertumbuhan dan kemajuan desa dan kelurahan di Jabar.


’’Jawa Barat sendiri sekarang menempati urutan ke 11 dari 33 provinsi dalam digitali desa. Jadi kita masih kalah , artinya angka digital antar desa dan kota itu sangat timpang,’’kata Dedi.

Selain itu ketimpangan angka kemiskinan di desa juga masih terbilang tinggi dengan angka 10,4 persen. Sedangkan di perkotaan hanya 6,7 persen.

’’Artinya sangat timpang juga antara kota dan desa dan masih sekitar 6,7 persen,’’kata dia.

Dedi mengatakan, di Jabar masih banyak desa-desa yang menerapkan sistem keuangan desa secara offline. Sehingga, masih jauh dari nilai transparansi. Itupun, masih terkendala akses jaringan internet.




’33 desa yang berada dipelosok penerapannya masih offline, ya karena memang harus dibangun infrastruktur internet agar desa itu terkoneksi secara digital,’’kata Dedi.

Dedi juga menambahkan, program Gubernur Jabar untuk mempercepat pembangunan desa adalah Desa Juara dan di kembangkan tiga pilar ini di harapkan semua desa bisa menjadi desa mandiri.

’’Tiga pilar itu antara lain digitalisasi layanan desa, inovasi inviseri desa digital, dan kolaborasi sekoper cinta. Kita juga sedang melakukan pemasangan wifi gratis, di tahun ini ada 600 titik dan sudah terpasang 439 titik. pemasangannya ada di kantor desa,balai desa, puskesmas dan pesantren,’’ pungkas Dedi. ***je

#DesaJuara

 




Previous Post Next Post