Jenis-jenis Bidang Usaha Bumdes

JENIS USAHA BUMDESA
MENURUT PERMENDESA NO. 4 TAHUN 2015
A. Brokering : BUMDesa dapat menjalankan Usaha perantara
(Brokering) yang memberikan jasa pelayanan kepada warga.
Unit usaha dalam BUM Desa sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dapat 
menjalankan kegiatan usaha perantara yang meliputi :
a. Jasa pembayaran listrik;
b. Pasar Desa untuk memasarkan produk yang dihasilkan masyarakat; dan
c. Jasa pelayanan lainnya.
B. Trading : BUMDesa dapat Menjalankan bisnis yang berproduksi dan/atau berdagang (Trading) barang�barang tertentu untuk memenuhi kebutuhan 
masyarakat maupun dipasarkan pada skala pasar yang lebih luas.
Unit usaha dalam BUM Desa sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dapat 
menjalankan kegiatan perdagangan (trading) meliputi:
a. Pabrik es;
b. Pabrik asap cair;
c. Hasil pertanian;
d. Sarana produksi pertanian;
e. Sumur bekas tambang; dan
f. Kegiatan bisnis produktif lainnya.
C. Financial Business : BUMDesa dapat menjalankan bisnis keuangan 
(financial business) yang memenuhi kebutuhan usaha-usaha skala mikro yang dijalankan oleh pelaku usaha ekonomi Desa.
Unit usaha dalam BUM Desa sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dapat
memberikan akses kredit dan peminjaman yang mudah diakses oleh masyarakat Desa, meliputi :
a. Koperasi Simpan Pinjam;
b. Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Desa;
c. Layanan keuangan perbankan, seperti transfer, pembayaran kredit  cicilan, penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR)
D. Holding : BUMDesa dapat menjalankan usaha bersama 
(holding) sebagai induk dari unit-unit usaha yang 
dikembangkan masyarakat Desa baik dalam skala
lokal Desa maupun kawasan perdesaan.
Unit-unit usaha sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dapat berdiri sendiri
yang diatur dan dikelola secara sinergis oleh BUM Desa agar tumbuh
menjadi usaha bersama.
Unit usaha dalam BUM Desa sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dapat
menjalankan kegiatan usaha bersama meliputi:
a. pengembangan kapal Desa berskala besar untuk mengorganisasi
nelayan kecil agar usahanya menjadi lebih ekspansif;
b. Desa Wisata yang mengorganisir rangkaian jenis usaha dari kelompok
masyarakat; dan
c. Kegiatan usaha bersama yang mengkonsolidasikan jenis usaha lokal lainnya.
Previous Post Next Post